toko kaos kaki
News

TOKO KAOS KAKI MENYERAMKAN

Sebenernya agak males buat ceritain ini, Karena setiap inget langsung aja males ngapa-ngapain saking shocknya dan nyeremin.

2 tahun yang lalu inget banget saya tuh lagi di Bandung buat nemenin tante yang ngajak liburan ke Bandung beberapa hari. Dari beberapa hari di Bandung saya diajak ke beberapa tempat mulai ke Floating Market di Lembang, ke Ciwalk di Cihampelas, dan ujung-ujungnya tetep berbelanja untuk keperluan bisnis, makanya kami ke Pasar Baru Bandung.

Rencana ke Pasar Baru itu pas hari terakhir di Bandung, karena lokasi Pasar Baru Bandung yang berdekatan dengan Bandara Hussein sastranegara jadi kami pikir alangkah baiknya berbelanja itu pas hari mau pulang sehingga kalopun ribet dengan barang bawaan tapi kita udah jalan pulang. Hari itu hari Kamis dan hujan sedang deras-derasnya di Bandung bulan Februari saat itu, jalanan sesak dan penuh menuju pasar baru karena memang untuk ke Pasar Baru akses jalan yang dilewatinya cuma one way.

Berangkat dari hotel sekitar pukul 4 Sore, setibanya di pasar baru pukul setengah 6 sore menjelang maghrib, dan Pasar Baru sedang rame-ramenya. Setibanya di pasar baru tante langsung bergegas mondar-mandir dari satu toko ke toko lainnya, mulai dari toko kerudung, bahan kain, pakaian muslim dll.

Situasi Pasar Baru mulai sepi di pasar baru menjelang Isya, beberapa toko mulai tutup satu persatu dan di lantai dasar mulai hening karena keramaian mulai berpindah kedepan. Dan tante masih berkutat dengan kebutuhannya, setiap kali diingetin tentang waktu pesawat, dia pasti bilang “tenang pesawat jam 9 malem masih 1,5 jam lagi lagian kan deket kalo dari sini” dan sampailah pada satu kios yang kebetulan lorong menuju tokonya gelap dan mati lampu agak sepi dan sudah jarang orang lewat lalu apa yang mau di tuju tante?.

 

Beberapa kios/toko udah dilewatin dan sampailah kita di KIOS no A1 80, Kios Kaos Kaki rupa-rupanya tante ingin mengambil barang yang katanya dia udah pesen dari pas sebelum berangkat via telepon. Sampai pada Kios itu tante langsung liat kiri dan kanan karena penjaga tokonya tidak ada ditempat sedangkan toko masih dalam keadaan buka. Saya berada tepat dibelakang tante liat kanan-kiri toko dipinggir sudah mulai pada tutup, dan anehnya fokus telinga saya hanya pada suara kipas angin yang mengantung tepat diatas kios kaos kaki.

toko kaos kaki

Dari kejauhan terdengar sayup suara langkah kaki di lorong dan langkahnya semakin cepat dan berhenti tepat didepan toko kaos kaki, lalu dengan nafas terengah-engah di bilang “Maaf nunggu tadi saya beli kresek dulu, ini kaos kaki yang dipesannya” .

Dan dari tadi ditunggu dimana bagian serem dan berhantunya,,,, nyatanya tidak ada, yang ada hanya cerita biasa yang saya tulis berdasarkan kisah biasa.

Makasih ya udah baca

 

Aniesa Swara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *